Sabtu, 18 Januari 2014

EPROM



EPROM (Erasable Prrogremable Read Only Memory). EPROM adalah jenis chip memori yang dapat ditulisi program secara elektris. Data yang tersimpan di dalamnya tidak bisa hilang walaupun komputer dimatikan, tidak membutuhkan daya listrik untuk mempertahankan atau menjaga informasi atau program yang tersimpan di dalamnya.

Cara kerja EPROM, EPROM tersusun atas transistor FET yang telah dimodifikasi yang disebut sebagai transistor FET floating gate. Dimana jika pada floating gate diberi masukan positif maka antara source dan drain akan terhubung, sehingga listrik mengalir. Dan jika diberi muatan negatif maka listrik akan terputus (listrik tidak akan mengalir).

Transistor FET Floating Gate, pada gate-nya tidak langsung dihubungkan keluar, tetapi mengambang dan dikelilingi oleh oksida. Sehingga untuk menyalakan perlu voltase tinggi dari Control Gate diatas, baru bisa menembus oksida yang mengelilingi gate tersebut, dan dalam gate tersebut elektron dari control gate terjebak tidak bisa keluar, maka dalam kondisi tersebut elektron – elektron tersebut akan menyambung source dan drain. Kodisi seperti itu dijadikan penyimpanan pada EPROM dan dapat bertahan sampai bertahun-tahun. Untuk menghapusnya perlu diberi cahaya sinar ultara violet. Namun membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses penghapusannya. Sehingga dalam perkembangannya dibuatlah bentuk lain yang berupa elektrik sebagai media untuk menghapus atau biasa kita sebut sebagai EEPROM.

 
EEPROM (Electricaly Erasable Prrogremable Read Only Memory) banyak diterapkan pada Flash disk. Jadi EEPROM yaitu EPROM yang penghapusan datanya dengan listrik.







Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi:

ROM



ROM (Read Only Memory), Merupakan memori yang mempunyai jenis yang hanya bisa dibaca, tidak bisa diisi atau ditulisi data. Jika akan melakukan pengisian data, memerlukan proses khusus untuk mengisinya. ROM sebenarnya hanya terdiri dari komponen (sekring listrik sengan diode pada ujungnya).

Kegunaan dari ROM :
  1.      Sebagai media pengumpul data data baku
  2.      Sebagai media pengumpulan prosedur standart
  3.      Sebagai fungsi dekoder jenis tabel
  4.      Sebagai fungsi dekoder perintah

Prinsip kerja ROM mirip dengan RAM, Pada dekoder masukan diberi data yang berupa angka biner. Sehingga masukan tadi akan mengalir melalui sekring. Dengan demikian masukan (diwakili biner dengan angka 1) akan mengalir ke bagian angka biner yang bernilai 0 (listrik negatif). Sehingga ketika pintu masuk dibuka, maka listrik positif (1) akan mengalir menuju listrik negatif melalui sekring – sekring ber-diode.  Karena listrik yang mengalir sangat kuat sehingga sekring yang dialiri listrik akan putus. Hal inilah yang dijadikan data dari masukan dan akan tersimpan dalam bentuk sekring.

Kontruksi ROM pada umumnya seperti terlihat pada gambar berikut.

Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi:

DRAM



DRAM (Dynamic Random Access Memory) adalah jenis RAM yang menyimpan setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu. Data yang terkandung di dalamnya harus disegarkan(di isi) secara berkala oleh CPU agar tidak hilang. Hal ini membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan memori lainnya. Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi. Dimana kerja dari kapasitor itu sendiri apabila diberi muatan (listrik positif), maka akan disimpan oleh kapasitor. Dan jika muatan dibuang maka muatannya akan hilang.

Kontruksi DRAM sebelum diberi Refresh

Cara kerja DRAM, Jika masukan diberi listrik maka kapasitor akan mengisi,  dan jika pintu keluaran dibuka akan mengeluarkan data. Untuk mendiamkan data dalam jangka wantu lama dimungkinkan tidak biasa, dikarenakan adanya kebocoran pada kapasitor yang mengakibatkan kapasitor lama kelamaan akan habis. Sehingga perlu diisi ulang. Untuk memudahkan pengisi ulangannya, maka maka dibuatkanlah suatu rangkaian peng-otomatis pengisian ulang yang dinamai REFRESH.
Kontruksi DRAM setelah diberi Refresh



Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi:

RAM



RAM (Random Acces Memory) Merupakan perangkat keras komputer yang berfungsi menyimpan berbagai data dan instruksi program, isi dari RAM dapat diakses secara random atau tidak mengacu pada pengaturan letak data. Data di dalam RAM bersifat sementara, dengan kata lain data yang tersimpan akan hilang jika komputer dimatikan atau catu daya yang terhubung dicabut. RAM salah satu jenis memori internal yang mendukung kecepatan prosesor dalam mengolah data dan instruksi. Dengan menggunakan tambahan RAM ke dalam komputer dapat menghasilkan pengaruh positif pada kinerja dan kecepatan komputer, meskipun RAM sebenarnya tidak menentukan kecepatan komputer.


Fungsi dari RAM sendiri adalah :
1. Sebagai register pada mikroprosesor, sering disebut juga sebagai RAM internal.
2. Sebagai media penyimpanan data dan intruksi pada komputer, ini biasanya disimpan pada RAM   
    eksternal dan internal.
3. Untuk mengingat jam dan tanggal pada komputer
4. Penyimpanan gambar, warna dll pada layar computer atau biasa disebut dengan VGA

Komponen penyusun RAM adalah flip-flop, flip-flop disini digunakan sebagai dasar dari RAM. Dlam RAM RS flip-flop lah yang sering digunakan dipasaran, R kependekan dari reset dan S kependekan  set. RS flip-flop ini terdiri dari 2 buah gerbang NAND yang merupakn kebalikan dari garbang AND.
 
Simbol RS flip-flop beserta tabel kebenarannya
Ketika S = 0 maka Q=1 dan Q bar = 0
Ketika S = 1 maka Q= 1 dan Q bar = 0
Jadi, kondisi 1.1 yaitu  mempertahankan keadaan sebelumnya terlihat pada tabel kebenaran baris ke tiga.

Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi :